Ada kelucuan sekaligus ketakjuban, ketika saya dan mereka mendekat, berbaur, kemudian melekat, begitu berkali-kali tanpa pernah memikirkan ujung. Saya kemudian bersua dengan rasa yang entah apa namanya. Barangkali saya cuma suka bagaimana kalian diam, entah sedang mencoba memahami, atau sekedar cukup dengan menghayati tanpa perlu ada tanda tanya, atau acungan ketidakpahaman, kalian hanya bosan bahkan mendekati gila dengan angka-angka, teori-teori yang tidak pernah dihadapkan dalam realitas.
Saya suka bagaimana kalian berebut, beradu, bergelut canda kemudian tersemburlah tawa yang membuat es itu mencair, Seketika kita lupa pernah ada sengketa, kita lupa pernah ada jarak sebab paham yang tak sama.
Saya suka bagaimana kita berbagi senyum tiap pagi, gigi-gigi kecil kelinci, gigi-gigi kampak, gigi-gigi behel, dan berbagai varian gigi lainya. Senyum yang dilakukan saraf tak sadar justu menambah satu point untuk kita, pahala.
Saya suka kecocokan dan perbedaan, kita sama-sama cocok melahap bakso kantin dan bertaruh berani setiap hari membelinya, atau beberapa dari kalian menyukai mendoan sepaket dengan tempenya, tapi setiap kali saya makan mendoan, saya enggan melahap tempenya.
Saya kemudian suka ketika esok tanggal berwarna merah, saya suka mendengar teriakan sorak-sorak ricuh, teriakan pembebasan seraya mengucap sumpah serapah balas dendam setelah genap 3 minggu didera sedemikian rupa baik raga atau jiwa tanpa pernah ada jeda. Tidak ada yang protes jika saya memberi dia nama.
Definisi dari semua itu menurut saya yang paling tepat adalah cinta, karena saya suka semua bagian-bagian itu. Saya bahkan sudah jatuh cinta bahkan takut untuk lepas dan takut dengan nama kehilangan.
Cinta adalah mengalami saya jelas menyimpulkan, interaksi bukan hanya 2 sosok, 3, atau 4. Angka 32 pun adalah sebuah interaksi, dan saya yakin itu cinta. Cinta adalah saya, cinta adalah kalian, dan cinta adalah menyatukan 32 hati meski entah berapa detik milyar lagi rutinitas kita berubah, hidup kita berubah. Kendati hidup itu cair, siap tak siap rela tak rela perubahan adalah bentuk nyata dari sebuah evolusi.
Semoga ada waktu sahabat, kita dipertemukan dalam wadah yang lebih baik. Tidak ada yang pergi dari hati bahkan kenangan dan ingatan tentang kalian tidak akan memudar bahkan akan tetap melekat dan ikut menyatu dalam jiwa. Kemanapun bagaimanapun kalian 31 orang adalah saudara :)



