[Flash 9 is required to listen to audio.]

Bilakah dia tahu
Apa yang tlah terjadi
Semenjak hari itu
Hati ini miliknya

Mungkinkah dia jatuh hati
Seperti apa yang kurasa
Mungkinkah dia jatuh cinta
Seperti apa yang kudamba

Bilakah dia mengerti
Apa yang tlah terjadi
Hasratku tak tertahan
Tuk dapatkan dirinya

Refrain :

Mungkinkah dia jatuh hati
Seperti apa yang kurasa
Mungkin kah dia jatuh cinta
Seperti apa yang kudamba

Tuhan yakinkan dia
Tuk jatuh cinta
Hanya untukku

Andai dia tahu……

Tags: harry panca
[Flash 9 is required to listen to audio.]

Ketika, kurasakan sudah

Ada ruang di hatiku yang kau sentuh

Dan ketika, ku sadari sudah

Tak selalu indah cinta yang ada 

Mungkin memang, ku yang harus mengerti

Bila ku bukan yang ingin kau miliki

Salahkah ku bila, Kau lah yang ada di hatiku 

Adakah ku singgah di hatimu, mungkinkah kau rindukan adaku

Adakah ku sedikit di hatimu

Bila kah ku mengganggu harimu, mungkin kau tak inginkan adaku Akankah ku sedikit di hatimu 

Bila memang, ku yang harus mengerti

Mengapa cintamu tak dapat ku miliki

Salahkah ku bila Kau lah yang ada di hatik

u  Kau yang ada, di hatiku 

Bila cinta kita tak kan tercipta Ku hanya sekedar ingin tuk mengerti Adakah diriku, oh singgah di hatimu

Dan bilakah kau tau, kau yang ada, di hatiku 

Kau yang ada, di hatiku Adakah ku, di hatimu

Namanya Surat Lusuh

Dibelakang itu sesekali kamu menoleh, tapi lebih focus mengawas ke depan. Kamu lebih sigap, tegap, awas, takut-takut ada tikungan curam, takut-takut tabrakan. Kamu muak dengan perjalanan ini, tapi kamu tetap sabar menunggu, sesaat kamu lupa bahwa kamu tidak punya tujuan, entah kemana perjalanan ini berakhir-kamu tidak tau bahkan tidak mencoba ingin tau, kamu berpasrah. Seketika ingatan-ingatan lalu berhamburan dalam angan, kamu berkaca, tersenyum bercampur tangis, getir. Sesekali kamu tertawa, menertawakan pilihanmu dulu yang kamu anggap benar, tapi setelah itu kamu kembali diam, lurus ke depan, lalu hening. Tidak ada yang mencoba mengganggu kamu, bintangpun enggan tampak, lebih memilih tertutup awan hitam, tidak mau ambil resiko. Kertas yang sedari tadi kamu genggam kemudian kamu pandang lekat-lekat, ada keraguan saat kamu ingin membuka kertas lusuh itu, tapi keharusan yang membuat kamu harus. Perlahan kertas lusuh itu kamu buka, tulisan-tulisan miring kecil khas bolpoin cair menari-nari dikertas lusuh itu. Membaca kalimat pertama saja sudah membuatmu menangis, kalimat kedua air mata itu terus mengalir, ketiga, keempat, air mata itu bersiap kembali menyerang. Sekuat kesanggupanmu kamu coba berhenti, tapi suara tangis tertahan itu tidak mungkin lagi dibantahkan. Kamu berpasrah hingga butiran kecil itu puas, lalu menyerah. Sampai pada kalimat terakhir kamu masih lekat memandang kertas lusuh itu. Kertas lusuh yang punya sihir tidak pernah membuat bosan si butiran kecil itu meluncurkan aksinya, meskipun berpuluh-puluh kali kamu tlah membacanya, bahkan kamu sudah hapal isinya diluar kepala. Tapi hapal berbeda dengan kembali membaca berkali-kali, tapi ingat berbeda dengan kembali mengorek-ngorek, itulah maksudku. Jika sesuatu kamu biarkan diam maka selamanya dia akan diam ditempatnya. Badanmu yang mungil tapi otakmu yang sungguh keras kepala itu akhirnya kelelahan sendiri. Lama kamu memilih menari-nari ditengah panas api yang bisa membakar kamu kapanpun ia mau. Lama kamu lebih memilih air cuka untuk lukamu bukan betadine. Lama juga kamu kembali menggenggam kertas lusuh itu, lalu entah ada kekuatan mahadahsayat apa yang membuat kamu merobek-robeknya, dengan semua kekuatanmu yang tersisa, kamu merobek-robeknya, menghamburkanya ke udara. Kamu tak lagi berharap kertas lusuh itu jatuh kembali ke bumi, kamu tak lagi berharap kertas lusuh itu kembali digenggamanmu. Akhirnya kamu tau ini usai, kamu tak lagi bertanya, 2 tahun lebih bukan waktu singkat untuk dibuang percuma, 2 tahun lebih dengan getir kamu lebih memilih menjadi buta, untuk tau bahwa matahari masih sangat baik membagi sinarnya. Mungkin inilah waktunya, pembebasanmu dari surat lusuh itu. Aku sungguh tak sabar menunggu kelahiranmu segera, mengenal kembali si mungil keras kepala kembali menulis surat-suratnya, surat untuk kamu sendiri.

she’s gorgeous <3

she’s gorgeous <3

Reblogged from The Upper East Side

1 bukan lagi 32

Ada kelucuan sekaligus ketakjuban, ketika saya dan mereka mendekat, berbaur, kemudian melekat, begitu berkali-kali tanpa pernah memikirkan ujung. Saya kemudian bersua dengan rasa yang entah apa namanya. Barangkali saya cuma suka bagaimana kalian diam, entah sedang mencoba memahami, atau sekedar cukup dengan menghayati tanpa perlu ada tanda tanya, atau acungan ketidakpahaman, kalian hanya bosan bahkan mendekati gila dengan angka-angka, teori-teori yang tidak pernah dihadapkan dalam realitas.

Saya suka bagaimana kalian berebut, beradu, bergelut canda kemudian tersemburlah tawa yang membuat es itu mencair, Seketika kita lupa pernah ada sengketa, kita lupa pernah ada jarak sebab paham yang tak sama.

Saya suka bagaimana kita berbagi senyum tiap pagi, gigi-gigi kecil kelinci, gigi-gigi kampak, gigi-gigi behel, dan berbagai varian gigi lainya. Senyum yang dilakukan saraf tak sadar justu menambah satu point untuk kita, pahala.

Saya suka kecocokan dan perbedaan, kita sama-sama cocok melahap bakso kantin dan bertaruh berani setiap hari membelinya, atau beberapa dari kalian menyukai mendoan sepaket dengan tempenya, tapi setiap kali saya makan mendoan, saya enggan melahap tempenya.

Saya kemudian suka ketika esok tanggal berwarna merah, saya suka mendengar teriakan sorak-sorak ricuh, teriakan pembebasan seraya mengucap sumpah serapah balas dendam setelah genap 3 minggu didera sedemikian rupa baik raga atau jiwa tanpa pernah ada jeda. Tidak ada yang protes jika saya memberi dia nama.

Definisi dari semua itu menurut saya yang paling tepat adalah cinta, karena saya suka semua bagian-bagian itu. Saya bahkan sudah jatuh cinta bahkan takut untuk lepas dan takut dengan nama kehilangan.

Cinta adalah mengalami saya jelas menyimpulkan, interaksi bukan hanya 2 sosok, 3, atau 4. Angka 32 pun adalah sebuah interaksi, dan saya yakin itu cinta. Cinta adalah saya, cinta adalah kalian, dan cinta adalah menyatukan 32 hati meski entah berapa detik milyar lagi rutinitas kita berubah, hidup kita berubah. Kendati hidup itu cair, siap tak siap rela tak rela perubahan adalah bentuk nyata dari sebuah evolusi.

Semoga ada waktu sahabat, kita dipertemukan dalam wadah yang lebih baik. Tidak ada yang pergi dari hati bahkan kenangan dan ingatan tentang kalian tidak akan memudar bahkan akan tetap melekat dan ikut menyatu dalam jiwa. Kemanapun bagaimanapun kalian 31 orang adalah saudara :)



Thought I couldn’t live without you
It’s gonna hurt when it heals too
It’ll all get better in time
And even though I really love you
I’m gonna smile cause I deserve to
It’ll all get better in time

claraarcpus:

Untuk yang lupa tersenyum. Menganggap kalau cobaan dalam hidupnya sungguhlah berat sehingga merenggut senyum dan semangat hidup…

Bocah ini menampar saya bolak-balik, mengingatkan saya bahwa dalam keterbatasan bukan berarti hambatan untuk bertindak dan malah memperbanyak tuntutan. Tidak jarang, justru kita yang membuat diri kita sendiri terjebak terlalu lama dalam rasa tidak bahagia. Perbanyak bersyukur, karena bersyukur adalah cara kita untuk menjadi kaya dengan penerimaan.

Reblogged from arcpus

Deep </3

  • Boy: I broke up with her.
  • His Best Friend: What happened?
  • Boy: She’s just too much for me.
  • His Best Friend: What makes you say that? What did she do wrong?
  • Boy: Well, for one.. She only cared about her appearance. Always had to look good, always took forever to get dressed! So insecure..
  • His Best Friend: So, you broke her heart because she wanted to keep your eyes locked on her? She wanted you to see that you have the prettiest girl under your sleeve and not think otherwise? I see..
  • Boy: Oh.. Well.. She’d often call me or text me asking where I am, who I’m with, telling me not to smoke, not to drink. She’s so clingy!
  • His Best Friend: So, you broke her heart because she cares about your well being? Because she cares about you a lot? And her greatest fear is losing you. I see..
  • Boy: But.. Uhh.. Well, she’d always cry when I say something slightly mean. She can’t handle anything. She’s a crybaby!
  • His Best Friend: So, you broke her heart because she has feelings? And because she just wanted to hear you say you love her? I see..
  • Boy: I.. Well! You know, she’d get jealous easily. I could barely talk to other girls! She’s so annoying! I had to hide it from her so she wouldn’t bitch about it.
  • His Best Friend: So, you broke her heart because she just wanted you to commit to her? She thought you were faithful, but you lied so she could find out later and hurt even more? She just wanted the guy she loves the most to love only her. I see..
  • Boy: Well, she..
  • His Best Friend: You broke up with her because she’s good for you? She just wanted the best for you? She’s broken now because you were selfish. Are you proud?
  • Boy: I broke her heart.. Because I couldn’t see what was happening.. What happened to me?
  • His Best Friend: You lost the girl that loved you like no one else could. You see? You didn’t want her when all she ever wanted was you. THAT’S what happened.
Reblogged from heyfi!

But don’t you remember
Don’t you remember?
The reason you loved me before
Baby, please remember me once more

-adele

GROW DAY A OLDER

See the sunrise

Know it’s time for us to pack up all the past

And find what really lasts

If everything has been written down, so why worry, we say

It’s you and me with a little left of sanity

If life is ever changing, so why worry, we say

It’s still you and I with silly smile as we wave goodbye

And how will it be? Sometimes we just can’t see

A neighbor, a lover, a joker

Or a friend you can count on forever?

How tragic, how happy, how sorry?

For all we know, we’ve come this far not knowing why

So, would it be nice to sit back in silence?

Despite all the wisdom and the fantasies

Having you close to my heart as I say a little grace

I’m thankful for this moment ‘cause

I know that you

Grow a day older and see how this sentimental fool can be

When she tries to write a birthday song

When she thinks so hard to make your day

When she’s getting lost in all her thoughts

When she waits a whole day to say…

I’m thankful for this moment cause I know that I

Grow a day older and see how this sentimental fool can be

When he aches his arms to hold me tight

When he picks up lines to make me laugh

When he’s getting lost in all his calls

When we can’t wait to say: I love you…

If everything has been written down, so why worry, we say

It’s you and me with a little left of sanity

i’m still keep denying , pretending, lying that i dont care.

Dea V. Augustia

cool !

fuckyeahmahasiswa:

Aku peduli. Kamu?

- dari dioisriding

Reblogged from Hidup Mahasiswa!
Reblogged from Kuntawiaji